Taukah anda bahwa mementingkan nilai suatu benda daripada ketulusan itu tidak baik?
Oke deh, percaya. Bapak anda konglomerat bintang lima dan ibu anda ratu 5 kerajaan. Woy ! Sadar woy ! Kita tu hidup di dunia ini semuanya NUMPANG sama orangtua kita.
Kita semuanya minta dan minta dan teruuuuuuuuuuuus meminta, karena kita belum bisa kerja sendiri ! Aku acungin jempol 10 untuk kau jika kau berani buktikan bahwa kau dapat menghasilkan uang sendiri dalam umur ini. Harusnya kau berterimakasih dan hidup hemat bro ! Nggak sembarangan pamer duit maruk sana sini cuma demi PRESTIS? Wooh, gak banget !
Hidup sebagai pelajar menurut pandangan saya, hiduplah sesederhana mungkin. Tugas kita sekarang itu cuma belajar dan pelayanan, Neng. Jangan sia-siakan hidupmu sekarang hanya dengan pamer harta dan menukarkannya dengan barang tidak berguna untuk kehidupanmu saat ini. Jika betul kau itu berkelimpahan harta, gunakanlah dengan baik demi kemuliaan sesama. Jadilah remaja yang sederhana dan banyak-banyaklah melayani sesama. Apabila uangmu berkelimpahan namun kau bingung mau diapakan, alangkah lebih bijaksana engkau menyentuh tangan adik-adikmu dan ibu-ibumu yang mengemis di pinggir jalan, tidak punya rumah untuk berteduh ketika panas dan hujan yang lebat disertai badai yang dasyat, dan tidak punya uang ketika mereka butuh makan. Alangkah indahnya jika kau lebih berpikir ke arah sana.
Jadi, jadilah pribadi yang sebaik-baiknya bagi sesamamu, persembahkanlah seluruh jiwa dan ragamu sebagai persembahan yang hidup demi kemuliaanNya.
