Aku sendiri, langsung melirik ke meja belajar rasanya mau nangis ngenes kalau mbaca isinya -___-
Begini ceritanya
Once, I have ever felt what is love is. By a man, I learn what it is. We separated a long miles away, and until one day God permit me to meet him. He is good, and taller than me.
He gaves me something to save in. And I keep it.
Kalau mau mengaku, saya senang sekali bisa ketemu. Tetapi, namanya juga remaja, kita pun nggak bisa terus.
Bagaimana dengan benda tersebut?
Awalnya, bingung, mau ku buang, tapi, jangan. Mau disimpan, bikin nangis. Trus bagaimana (T T)
Akhirnya, aku gantung diatas paku, dan setiap harinya aku tempel kertas di sekelilingnya.
Namun, mulai sekitar bulan Febuari akhir kemarin, aku mulai melepasnya dari gantungan paku dan kutaruh di dalam diary.
| Gembok diary |
| Benda - gelang |
| Inside the diary |
| tulis dan tulis |
| Bodoh |
| Pergi aje sekalian -_- |
| pergi yang jauh |
