03.01.2015

Rose

Bunga berduri
Seperti itulah aku untukmu

Terlihat yang seperti yang terbaik untukmu, namun sesungguhnya aku tak pernah pantas untukmu.
Duri yang selalu aku analogikan akan segala hal yang menyusahkanmu, membingungkanmu, menyedihkanmu.

Maafkan aku, aku hanya bisa memberi kelopak yang bisa kau nikmati.
Aku belum bisa berikanmu duriku.

Karena kamu berharga di mataku

Gapailah langit penuh bintang yang ingin kau raih.
Gapailah kawan.
Arungilah samudra seluas yang kau bisa.
Arungi kawan.
Aku selalu mendoakanmu dan tak akan pernah henti untuk itu.

Sambil kau belajar terbang dan berenang,
Kawanmu ini akan berusaha menghilangkan durinya.

Sehingga pada suatu hari nanti, akan tiba saatnya aku menentukan.
Apakah kamu pantas menerima jerih perubahan wujud batang mawarku itu.
Atau manusia lain yang lebih pantas untuk memilikinya.

Sincerely,
Rose