18.11.2011

Human Brain - Think

Manusia punya otak.
Dan dengan mempunyai otak, dia akan berpikir dan bertindak dengan batas.
Jadi, biarpun dia dipandang "lebih", dia masih punya bates untuk mengerem tindakannya dan nggak maruk pengen sgalanya.
Itu hak masing-masing orang untuk ngerem tindakannya.
Jadi, kalau saudara bertemu dengan orang yang tidak mempunyai rem, nilailah dia sebagai orang yang kehilangan remnya. Atau mungkin, itu memang luapan emosi hatinya saat itu.

Note :
1.) Stiap orang punya karakter/sifat masing-masing.
Jangan menghalangi seseorang dalam ekspresi emosinya, dalam artian secara langsung membuat berhenti orang itu berekspresi. Itu sama saja dengan mem-bully orang itu. Kritik? Boleh boleh saja dituturkan. Namun, penyampaian kritik ini harus hati-hati karena bisa saja orang yang kita kritik itu menjadi terluka. Kok bisa? Karena setiap orang punya ciri masing masing. Ingat itu :D

2.) Ekspresi itu warna hati ♥
Kalau lagi ceria, itu hatinya sedang berwarna cerah :D bahkan bisa ngefek ke wajah lho.
Kalau lagi sedih, wajah suram, apalagi batong, itu menandakan hatinya sedang "HITAM"
Penilaian seseorang dapat dilakukan sketika lewat wajahnya :D Karena di wajah terdapat mata yang merupakan jendela hati ^^

Sekian ~~a