dunia saat ini terasa sangatlah suwungs.
hape suwung, rumah suwung,
namun sekolah tak suwungs :D
Banyak gojegan, apalagi tugas, wuh ramenya bukan main @.@
-_____-zz
Nah, saat ini gue agiy cuwungs (edan alay cuy -.-) pengen ngebahas something, lebih tepatnya nggrenengi wong. Daripada suwungs --
Sekedar crita aja sih -.-
Begini,
Dari kelas 7 'till now aku tu sengit pol sama orang -__-
Dia begitu NGEH (-), sok perfeksionis, sok pinter, sok bener, dan bla-bla pokoke SOK.
Ditambah, dia itu merasa feel selalu always be menjadi nomer 1 diantara temen-temennya.
Halo -______-
Kalau nggak jadi yang nomer 1, selalu saja bermuka BATONG, uh bayangkan sendiri betapa cantiknya ketika dia memasang wajah batong begitu wkwk :p
Dia selalu SIRIK dan IRI HATI + BATONG ketika melihat nilainya kurang daripada yang "pintar dan lebih" (di bidang itu).
Apalagi, dia majang muka BATONG LAGI ketika nilainya TERSALIP oleh yang dia anggap "rendah" daripadanya.
Sebenernya nggak aku tok seng sengit mbe deknen, banyak --
Hah, coba kalau udah sengit 3 tahun, sekelas lagi aduh jangkrikmeong --
Bayangin betapa illfeelnya kita kalau setiap harinya bertemu dengan orang bermuka batong seperti beliau.
HALO ? JADI ANAK SEKOLAH NGGAK BOLEH GITU BUNG !
Kalau mau bersaing:
1. Bersaing sehat dong :)
Dalam artian, ngapain salip-salip.an nilai untuk HARGA DIRI?
oh tak baik dudud
Kita itu sekolah bukan untuk kejar-kejaran nilai,
Kalau misalnya nilai kita itu JELEK, itu brarti KITA SENDIRI belum maksimal dan NGAPAIN JUGA SIRIK SAMA NILAI ORANG LAIN?
Nilai itu malah justru mengharuskan kita INTROSPEKSI DIRI AKAN KESALAHAN BUNG!
Nah, dengan begitu kita bisa lebih baik dan bahkan tidak mengulang kesalahan yang sama.
2. Sama-sama kompak
Ibu saya pernah bilang, alangkah baiknya jika belajar bersama, bersama-sama serempak kompak. Maju bersama, mundur bersama, kan bagus to. Jadi, nggak ada yang namanya serik, iri, dengki, dkk.
Oke?
So, temen2 yang baca post ini jangan kayak temenku yang model kaya tadi ya.
Begini,
Dari kelas 7 'till now aku tu sengit pol sama orang -__-
Dia begitu NGEH (-), sok perfeksionis, sok pinter, sok bener, dan bla-bla pokoke SOK.
Ditambah, dia itu merasa feel selalu always be menjadi nomer 1 diantara temen-temennya.
Halo -______-
Kalau nggak jadi yang nomer 1, selalu saja bermuka BATONG, uh bayangkan sendiri betapa cantiknya ketika dia memasang wajah batong begitu wkwk :p
Dia selalu SIRIK dan IRI HATI + BATONG ketika melihat nilainya kurang daripada yang "pintar dan lebih" (di bidang itu).
Apalagi, dia majang muka BATONG LAGI ketika nilainya TERSALIP oleh yang dia anggap "rendah" daripadanya.
Sebenernya nggak aku tok seng sengit mbe deknen, banyak --
Hah, coba kalau udah sengit 3 tahun, sekelas lagi aduh jangkrikmeong --
Bayangin betapa illfeelnya kita kalau setiap harinya bertemu dengan orang bermuka batong seperti beliau.
HALO ? JADI ANAK SEKOLAH NGGAK BOLEH GITU BUNG !
Kalau mau bersaing:
1. Bersaing sehat dong :)
Dalam artian, ngapain salip-salip.an nilai untuk HARGA DIRI?
oh tak baik dudud
Kita itu sekolah bukan untuk kejar-kejaran nilai,
Kalau misalnya nilai kita itu JELEK, itu brarti KITA SENDIRI belum maksimal dan NGAPAIN JUGA SIRIK SAMA NILAI ORANG LAIN?
Nilai itu malah justru mengharuskan kita INTROSPEKSI DIRI AKAN KESALAHAN BUNG!
Nah, dengan begitu kita bisa lebih baik dan bahkan tidak mengulang kesalahan yang sama.
2. Sama-sama kompak
Ibu saya pernah bilang, alangkah baiknya jika belajar bersama, bersama-sama serempak kompak. Maju bersama, mundur bersama, kan bagus to. Jadi, nggak ada yang namanya serik, iri, dengki, dkk.
Oke?
So, temen2 yang baca post ini jangan kayak temenku yang model kaya tadi ya.
Banyak efek gak enak -___-
Salam sukses !
Salam sukses !
