oleh Veronica Hesti
Ada suatu cerita tentang waktu dimana bintang kecil di antero jagad raya ini ingin melakukan sebuah petualangan yang bintang lain nggak bisa lakuin, pastilah butuh perjuangan besar. Apalagi ketika bintang kecil itu ingin berada disamping bulan. mungkin, dia hanyalah bintang kecil yang bentar lagi udah redup cahayanya, dan habis tenaga untuk menjaga sinarnya tetap ada dan untuk terbang ke samping bulan. Kalian tau, cahaya bulan dan cahaya bintang kecil itu kalau malem hari nggak sebanding. Cahaya bulan purnama, yang bulat sempurna dan terang di setiap pertengahan bulan tiap tahunnya memenangkan perhatian jutaan orang di bumi. Sedangkan bintang kecil itu, hanya memperhatikan jutaan orang itu memperhatikan bulan. "Betapa hebatnya bulan purnama itu, tak pernah aku bayangkan seindah itukah diri bulan purnama. Indah sekali, aku ingin kesana, berdiri disampingnya, melihat orang-orang yang tersenyum di bumi akannya..", kata bintang.
Tapi, itu semua butuh perjuangan. Jalan yang harus ia lalui, tidaklah selembut udara. Namun sekeras dan setajam batu asteroid. Jajaran bintang yang ia temui dan sapa tak pernah ia lupa. Letih, sakit, pedih, luka, bahkan tangis yang tercecer, tertulis semua di nebula.
Berjuta juta tahun cahaya pun berlalu, sampailah ia di Planet Mars. Dan seketika itu juga, bintang berkata,
"Oh Matahari, habis sudah tenaga dan cahayaku. Ternyata bulan purnama yang kuketahui selama ini berdiri di samping bintang yang lebih besar. Cahayanya lebih menyala dan....anggun. Tak kalah anggunnya dengan Bulan." kata bintang. Bintang ini masih percaya akan Matahari, Sobatnya yang paling besar. Dialah yang paling tahu dan Maha Tahu setiap goresan di nebula.
Tiba saatnya, bintang ini jatuh ke dalam Matahari sebagai cahaya yang jatuh kedalam genggaman tangan Cahaya Abadi Matahari Besar. Akhirnyapun, dia bersatu dengan Matahari.
Seiring dengan tahun tahun cahaya yang berjalan, bintang itupun kembali menyala dalam Matahari Besar. Ia sadar sekarang, bahwa panas, tenaga, dan cahaya yang ia miliki bersama Matahari sekarang, bisa bermanfaat untuk setiap ciptaan di Galaksi ini........
bahkan untuk bulan juga.
