15.11.2014

Hujan

Matahari, apa yang harus aku perbuat? Haruskah aku berhenti begitu saja dengan mudahnya atau terus melanjutkan perjuanganku?
Nasibku ini sekarang sudah tak tahu entah kemana nasibnya.
Aku, bukan siapa-siapanya. Hanya sekedar penutur banyak dan kemudian memperoleh "terimakasih". Bukannya aku tak bersyukur sudah mendapatkan apa yang sudah berjalan sejauh ini. Hanya, aku yang lebih kering dan kecil daripada rintik hujan, merasa lelah. Merasa tak ada artinya apa-apa dalam hidupnya.  Vain.

Satu hal yang aku masih percaya, Engkau Maha Pendengar akan rengekan milyaran makhluk mikroskopis di bumi bagiMu. Dan tak satupun Kau meluputkannya.

Janganlah hujan  dan mendung mewarnai pasirku. Tak apa sekali dua kali. Tetapi berkali-kali itu lebih hitam daripada 1 kali atau 2 kali.