Perasaan apa sebenarnya ini?
Sungguh
Disaat aku tak melihatnya, I'm fine. Hanya terkadang, aku merindukannya sejenak. Dan kemudian terlupakan oleh yang lainnya.
Namun,
Disaat aku sedang berdiri tak sengaja melihat dirinya bersama dengan yang lain, rasanya ingin sekali aku berada juga disana dan ikut andil dalam percakapan yang basa-basi itu. Dan kemudian, ketika berusaha fokus mengalihkan kepada hal yang lain, dirinya menghilang. Sehari itu penuh dengan pencarian akan keberadaan dirinya sekarang yang ada dimana. Rasa sesal muncul begitu hebatnya.
Disaat aku berusaha untuk melihatnya dari jauh dan berpikir untuk meyakinkan diri sendiri bahwa dia sehat, aku sungguh bersyukur dan tersenyum bahagia sepanjang hari.
Namun,
Disaat aku sedang tidak berusaha melihat dan mencarinya dalam 1 hari, rasanya seperti tidak melihat matahari bersinar kepada Bumi.
Aku tak ingin kehilangan teman sepertinya.
Rasa takut kehilangan dan kerinduan yang amat besar setiap harinya datang dan tinggal. Tak pernah pergi.
Entahlah,
Aku rasa hanya dari sisiku saja yang merasa seperti ini.
Aku yang rapuh dan gembeng, sok tegar dan sok kuat.
Sedangkan dia yang begitu kuat dan tegar selalu membuatku iri dan merasa tidak adil.
