Saat ini, menurutku jalan terbaik adalah pergi. Berjuta kata sudah aku berikan, namun
hahaha tetap saja kau tak akan pernah mengerti.
Mungkin sudah mengerti, tapi pura-pura tidak mengerti. Kau tahu? Lelah. Itu yang sebenarnya yang aku rasakan. Dirimu yang tak pernah mudah untuk mengerti namun begitu mudahnya melupakan sesuatu.
Tiap hari. merengek, namun tak pernah dimengerti. Hah ya sudahlah. Daripada membuatmu bosan mendengar rengekan dan bosan akan memiliki lebih banyak pikiran keberadaan diriku yang yaaaaah bisa dikatakan
alay, gembeng, emosian, dan merepotkan. Lebih baik aku pergi.
Maafkan aku, sobat.